Panen Kacang Tanah di Desa Long Lebusan, Kearifan Lokal Menentukan Waktu Tanam
Long Lebusan, 9 Juli 2026 – Masyarakat Desa Long Lebusan melaksanakan panen kacang tanah di salah satu lahan milik warga. Namun, hasil panen kali ini belum memuaskan karena banyak polong kacang yang kosong atau tidak berisi.
Menurut masyarakat Dayak Kenyah, hasil panen kacang tanah sangat dipengaruhi oleh waktu penanaman. Mereka memiliki pengetahuan turun-temurun dalam menentukan waktu tanam dengan melihat bentuk atau fase bulan.

Ada beberapa bulan yang dipercaya baik untuk menanam kacang tanah, yaitu Batak Salap, Manok, dan Teng. Selama ini masyarakat meyakini bahwa menanam pada bulan-bulan tersebut akan memberikan hasil yang lebih baik. Sebaliknya, bulan Long Payang dipercaya kurang baik untuk menanam kacang tanah karena sering menghasilkan panen yang tidak maksimal.
Dalam budidaya kacang tanah, masyarakat juga tidak menggunakan pupuk. Tanaman dibiarkan tumbuh dengan mengandalkan kesuburan alami tanah dan cara bertani yang telah diwariskan oleh orang tua sejak dahulu.
Panen kali ini menjadi pengingat bahwa kearifan lokal masih memiliki peran penting dalam kegiatan pertanian masyarakat Desa Long Lebusan. Pengetahuan mengenai waktu tanam berdasarkan penanggalan tradisional tetap dijaga dan diterapkan hingga sekarang.
Baca juga:
Wisata Off Road Menuju Desa Long Lebusan
Wisata Off Road Menuju Desa Long Lebusan